Program ini merupakan inisiatif unggulan dalam mitigasi dan pemulihan bencana di lahan pesisir gambut. "Permata Hijau Pesisir Gambut" memiliki tiga sub-program utama:
Revitalisasi dan Konservasi Kawasan Mangrove Pesisir Gambut: Inovasi dalam sub-program ini mencakup pengembangan Triangle Mangrove Barrier (Trimba) sebagai alat pemecah ombak untuk mengumpulkan sedimen dan merevitalisasi area yang terdampak abrasi. Selain itu, ada juga Adaptable Pool with Auto Water Rotation (A-Pawon) dan Hybrid Solar Dryer System (HSDS).
Konservasi Air Gambut: Program ini berhasil mengolah air gambut menjadi air bersih melalui Unit Filtrasi Air Gambut (Filagam), yang telah memproduksi 5.840 ton air bersih per tahun dan telah memberikan akses air bersih kepada 116 KK melalui pipanisasi. Ada juga inovasi Reverse Osmosis (RO) yang menghasilkan air siap minum dan menghasilkan pendapatan bagi Kelompok Tirta Muda.
Pertanian Hortikultura di Lahan Gambut: Inovasi pada sub-program ini adalah Fertilizer Injector (Ferin) yang membantu mempercepat proses pertanian hortikultura di lahan gambut. Program ini telah direplikasi di Kelurahan Sungai Pakning, Desa Batang Duku, dan Desa Sukajadi.
Secara keseluruhan, program "Permata Hijau Pesisir Gambut" tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga menciptakan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional RU II Sei Pakning